Sunday, June 21, 2020

Alkohol 70% Bisa Dipakai untuk Berbagai Keperluan Rumah Tangga

Alkohol 70% Bisa Dipakai untuk Berbagai Keperluan Rumah Tangga


Seiring dengan terus meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebersihan selama masa pandemi, penggunaan alkohol 70% pun kian bertambah luas. Sebab, produk yang mudah ditemukan baik di apotek maupun mini market ini dinilai efektif untuk membersihkan permukaan benda, sehingga bisa membantu pencegahan penularan berbagai penyakit.

Tidak hanya pada benda mati, alkohol 70% juga bisa digunakan untuk mensterilkan permukaan kulit sebelum prosedur medis tertentu. Selain itu, produk ini juga menjadi salah satu bahan baku pembuatan hand sanitizer yang saat ini menjadi benda wajib untuk dibawa semua orang.

Meski begitu, apabila penggunaannya tidak tepat, alkohol dengan kadar ini juga dapat menimbulkan efek samping untuk kulit. Sehingga, walaupun secara umum aman digunakan, Anda tetap harus berhati-hati. Jangn sampai timbul iritasi dan kerusakan kulit.

Alasan alkohol 70% lebih dipilih dibandingkan alkohol 100%
Alkohol 70% merupakan bahan yang sudah sering digunakan sebagai antiseptik maupun disinfektan. Tidak hanya di rumah, produk ini juga digunakan untuk hal yang sama di rumah sakit dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya.

Lalu, mengapa yang dipilih adalah alkohol 70% dan bukan 100%? Bukankah semakin tinggi kadarnya justru semakin baik?

Jawabannya, belum tentu. Sebab, alkohol 70% akan membunuh kuman yang ada di suatu permukaan dengan cara menghancurkan dinding sel kuman tersebut. Sehingga, bakteri maupun virus yang menempel di permukaan benda bisa benar-benar mati dan hancur.

Sementara itu, alkohol 100% tidak akan menghancurkan dinding sel kuman. Justru, alkohol dengan kadar setinggi itu akan berikatan dengan lapisan protein yang ada di dinding sel kuman dan membentuk lapisan tambahan. Hal ini membuat saat bakteri ataupun virus tidak akan mati, melainkan hanya berubah memasuki fase dorman atau tertidur.

Macam-macam fungsi alkohol 70%
Karena sifatnya yang efektif untuk membunuh bakteri maupun virus penyebab penyakit, alkohol 70% seringkali digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

1. Sebagai antiseptik
Antiseptik adalah bahan yang berfungsi untuk membersihkan permukaan tubuh dari kuman seperti bakteri dan virus. Seperti hand sanitizer, misalnya. Untuk bisa efektif membunuh para penyebab penyakit tersebut, suatu produk antiseptik harus menggunakan kadar alkohol di atas 50%.

Gunakanlah antiseptik untuk membersihkan tangan setelah menyentuh segala sesuatu yang kerap digunakan bersama, seperti tombol di lift dan gagang pintu.

2. Sebagai disinfektan
Fungsi disinfektan sebenarnya sama dengan antiseptik. Namun desinfektan adalah produk yang lebih banyak digunakan untuk benda mati, seperti permukaan meja, telepon genggam, ataupun pegangan tangga.

Anda bisa menggunakan alkohol 70% sebagai disinfektan untuk membersihkan berbagai permukaan benda yang sering disentuh, termasuk gunting, termometer, dan keyboard komputer.

3. Menghilangkan mual
Menghirup aroma alkohol 70% terbukti efektif untuk hilangkan rasa mual hingga setengahnya. Saat mual, Anda bisa celupkan kapas yang sudah dibentuk bulatan kecil ke dalam alkohol 70% dan hirup perlahan-lahan kapas tersebut hingga rasa mual sudah terasa berkurang.

Ingat, jangan terlalu banyak menghirup alkohol. Sebab, terlalu banyak menghirupnya malah bisa menyebabkan gangguan kesehatan lainnya, seperti keracunan. Jadi, gunakanlah dalam jumlah yang terbatas saja.

4. Menghilangkan bau sepatu
Sepatu kita bisa menjadi sarang bakteri, terutama jika kaki pemakainya termasuk yang mudah berkeringat. Jika tidak rajin dibersihkan, bau sepatu sudah bukan cerita baru lagi.

Kabar baiknya, Anda bisa menggunakan alkohol 70% untuk menghilangkannya. Caranya cukup semprotkan sedikit alkohol tersebut ke dalam sepatu lalu jemur hingga kering di bawah sinar matahari.

5. Sebagai kompres dingin
Kompres dingin bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan, seperti mengurangi rasa nyeri sendi atau pembengkakan di area tubuh. Untuk menggunakan alkohol 70% sebagai kompres dingin, berikut ini caranya:

Masukkan air dan alkohol 70% dengan perbandingan 2:1 ke kantung plastik atau ziplock bag.
Setelah itu, ikat atau tutup plastik dengan rapat. Namun sebelumnya, usahakan untuk mengeluarkan sebagian besar udara yang tersisa di dalam kantung, dikeluarkan.
Lalu, masukkan plastik tersebut ke plastik lain dan ulangi dengan menutupnya serapat mungkin dan dengan udara sesedikit mungkin.
Bekukan di dalam lemari pendingin selama beberapa jam.
6. Menjadikannya sebagai bahan pewangi ruangan
Anda juga bisa menggunakan alkohol 70% sebagai disinfektan sekaligus pengharum ruangan. Caranya, cukup masukkan alkohol tersebut ke dalam botol semprot dan kemudian campurkan beberapa tetes essential oil kesukaan Anda.

Semprotkan campuran tersebut ke area-area di ruangan yang menimbulkan bau tak sedap. Tidak hanya wangi, campuran ini juga akan membantu membunuh bakteri yang bersemayam di area tersebut.

7. Menghilangkan bau badan
Alkohol 70% bisa membantu menghilangkan bau badan karena cairan ini mampu membunuh bakteri penyebab timbulnya aroma tidak sedap tersebut. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengoleskan sedikit alkohol ke ketiak.

Namun ingat, jangan mengoleskannya setelah Anda bercukur atau menghilangkan rambut ketiak. Sebab, alkohol bisa menimbulkan iritasi dan rasa perih di kulit. Apabila kulit Anda termasuk sensitif, jangan langsung mengoleskan alkohol secara merata di seluruh permukaan ketiak saat pertama kali mencoba.

Lakukan tes terlebih dahulu dengan mengoleskannya beberapa tetes di area kecil pada ketiak dan tunggu beberapa saat untuk melihat reaksinya. Jika aman, maka Anda dapat coba mengoleskannya lebih luas.

8. Membersihkan brush make up
Alat make up seperti brush, juga harus dibersihkan. Sebab jika tidak, alat tersebut bisa jadi sarang bakteri yang membuat Anda jadi mudah jerawatan.

Untuk membersihkannya, cukup tuangkan alkohol 70% di wadah kecil lalu, celupkan brush make up ke dalamnya dan putar-putar selama beberapa detik. Setelah itu, cuci brush dengan air hangat dan keringkan dengan handuk bersih.

9. Menghilangkan noda tinta di pakaian
Cairan ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan noda tinta di pakaian. Caranya, Anda cukup merendam bagian yang terkena tinta di dalam alkohol selama beberapa menit. Lalu cucilah baju seperti biasa menggunakan detergen.

Kapan penggunaan alkohol 70% harus dihindari?
Meski memiliki banyak kegunaan, bukan berarti alkohol 70% aman untuk dipakai tanpa hati-hati. Bagaimanapun juga, cairan ini tetaplah bahan kimia yang bisa menimbulkan efek samping bila digunakan sembarangan.

Berikut ini adalah kondisi-kondisi dimana penggunaan alkohol 70% perlu dihindari.

Dicampurkan ke air mandi. Hal ini bisa menyebabkan tubuh Anda menyerap terlalu banyak alkohol dan menyebabkan keracunan.
Mengurangi demam. Meski bisa digunakan sebagai kompres dingin, tapi alkohol 70% tidak efektif untuk demam maupun menurunkan temperatur tubuh.
Menyembuhkan jerawat. Alkohol akan membuat kulit menjadi kering dan berujung pada jerawat yang semakin parah.
Menghilangkan kutu. Meski bisa membunuh kutu, alkohol berisiko merusak kulit kepala.
Anda juga perlu ingat untuk tidak meminum alkohol 70% karena bisa menyebabkan keracunan bahkan koma. Alkohol yang digunakan untuk minuman merupakan jenis yang berbeda dibandingkan dengan alkohol yang digunakan untuk antiseptik dan disinfektan ini.

Wajib Coba, 7 Manfaat Kacang Hitam yang Kaya Antioksidan

Wajib Coba, 7 Manfaat Kacang Hitam yang Kaya Antioksidan


Kacang hitam dikenal juga sebagai kacang penyu karena teksturnya yang keras seperti cangkang. Meski penampilannya mungkin tidak menggugah selera, namun kacang hitam kaya akan nutrisi yang menyehatkan.

Tak perlu diragukan lagi, kacang hitam memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi. Selain itu, terdapat pula vitamin dan mineral penting lain di dalamnya. Lantas, apa saja manfaat kacang hitam untuk kesehatan?

Nutrisi yang terkandung dalam kacang hitam
Kini, kacang hitam semakin populer sebagai superfood yang diminati oleh banyak orang. Menurut National Nutrient Diabetes, nutrisi yang terkandung dalam 1½ cangkir atau 86 gram kacang hitam antara lain:

114 kilokalori
7,62 gram protein
7,5 gram serat
0,46 gram lemak
20,39 gram karbohidrat
0,28 gram gula
23 mg kalsium
60 mg magnesium
1,81 mg zat besi
305 mg kalium
120 mg fosfor
0,96 mg zinc
1 mg sodium
0,434 mg niasin
0,21 mg tiamin
2,8 mg vitamin K
128 msg folat
Kacang hitam juga mengandung berbagai fitonutrien, seperti saponin, antosianin, kaempferol, dan quercetin yang memiliki sifat antioksidan. Sama halnya dengan kacang-kacangan yang lain, kacang hitam pun mengandung pati (karbohidrat kompleks) sebagai penyimpan energi yang dicerna oleh tubuh secara perlahan.

Manfaat kacang hitam untuk kesehatan
Dengan berbagai kandungan nutrisi yang ada di dalamnya, mengonsumsi kacang hitam dapat memberi banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat kacang hitam untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan tulang
Kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, tembaga, zinc, dan mangan yang terkandung dalam kacang hitam berkontribusi dalam membangun dan mempertahankan struktur maupun kekuatan tulang. Tak hanya itu, zat besi dan zinc juga memainkan peran penting guna menjaga elastisitas tulang dan persendian. Kacang hitam memiliki kandungan phytates yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tulang menyerap kalsium.

2. Menurunkan tekanan darah
Kacang hitam merupakan asupan rendah natrium serta mengandung cukup kalsium, kalium, dan magnesium yang telah terbukti menurunkan tekanan darah secara alami. Perlu Anda ketahui bahwa mempertahankan asupan natrium tetap rendah dapat menjaga tekanan darah pada kisaran yang normal. 

3. Memperlancar pencernaan
Kacang hitam baik untuk meredakan masalah pencernaan karena mengandung protein dan serat yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut dapat membantu memperlancar pencernaan sehingga buang air besar menjadi lebih teratur dan mencegah terjadinya sembelit. Tak hanya itu, serat juga dapat memberi asupan pada bakteri baik di usus sehingga pencernaan menjadi lebih sehat.

4. Mengendalikan diabetes
Kacang hitam merupakan karbohidrat kompleks yang dapat membuat kenyang lebih lama sehingga dapat lebih menstabilkan gula darah. Para penderita diabetes pun tidak perlu khawatir akan merasa cepat lapar dan dapat mudah mengendalikan rasa lapar. 

5. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan serat, kalium, folat, vitamin B6, dan fitonutrien yang terdapat dalam kacang hitam baik dalam menjaga kesehatan jantung. Serat dapat membantu menurunkan jumlah total kolesterol dalam darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Sementara, vitamin B6 dan folat mencegah penumpukan senyawa homosistein yang dapat merusak pembuluh darah menyebabkan masalah jantung. Di sisi lain, fitonutrien kacang hitam, yaitu quercetin dan saponin dapat membantu menurunkan lemak darah dan kolesterol darah yang bisa memicu penyakit jantung.

6. Mencegah kanker
Kacang hitam mengandung selenium yang memainkan peran penting dalam fungsi enzim hati dan membantu mendetoksifikasi beberapa senyawa penyebab kanker dalam tubuh. Selain itu, selenium juga dapat mencegah peradangan dan mengurangi tingkat pertumbuhan tumor.

Sementara, saponin yang terkandung di dalamnya mencegah sel kanker berkembang biak dan menyebar ke seluruh tubuh. Folat dalam kacang hitam juga berperan dalam perbaikan DNA sehingga dapat mencegah pembentukan sel kanker dari mutasi DNA.

7. Meningkatkan fungsi sistem saraf
Kacang hitam dapat meningkatkan fungsi sistem saraf dengan menyediakan asam amino dan molibdenum yang diperlukan. Folat dalam kacang ini juga memainkan peran penting dalam pengaturan asam amino yang dibutuhkan oleh sistem saraf. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan folat bisa menyebabkan peningkatan kadar homosistein yang dapat memicu penyakit neurodegeneratif.

Sebelum memasak kacang hitam, cuci dan rendamlah dulu dalam air selama 8-10 jam untuk mendapat rasa dan tekstur yang optimal. Metode ini juga dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memasaknya dan menghilangkan kandungan oligosakarida yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Sebagian orang yang mengonsumsi kacang hitam mungkin merasakan perutnya tidak nyaman atau kembung. Jika Anda merasakan hal tersebut, pertimbangkanlah lagi sebelum mengonsumsinya. Jangan sampai malah menyebabkan permasalahan pada kesehatan Anda.

Latih Mental Hingga Fisik, Apa Saja Manfaat Mengikuti Lari Maraton?

Latih Mental Hingga Fisik, Apa Saja Manfaat Mengikuti Lari Maraton?


Bagi yang tidak terbiasa, mungkin ada saja yang tidak habis pikir mengapa ada orang yang mau menempuh lari maraton sejauh puluhan kilometer. Wajar jika merasa itu terlalu jauh dan menghabiskan energi. Meski demikian, manfaat lari maraton sepadan dengan jarak yang ditempuh, baik untuk fisik maupun mental.

Namun keliru jika ada yang menganggap lari maraton sebagai aktivitas yang pasti bisa untuk menurunkan berat badan. Tidak ada gunanya lari maraton tapi asupan kalori tidak dikurangi.

Manfaat lari maraton untuk fisik
Jika belum terpikir untuk mulai mengikuti lari maraton, mungkin beberapa manfaat lari maraton ini bisa mengubah pikiran Anda:

Membangun kekuatan tubuh
Sudah tak terbantahkan lagi bahwa lari maraton akan meningkatkan kekuatan jantung serta menjaga tekanan darah dan kolesterol tetap terkendali. Tubuh juga akan terlatih menyimpan glikogen serta memperkuat otot.

Kualitas tidur lebih baik
Lari maraton memerlukan energi yang sangat banyak dan membuat tubuh bisa beristirahat dengan optimal setelah melakukannya. Itulah mengapa banyak orang yang tidur lebih awal dan nyenyak setelah melakukan lari maraton.

Tubuh semakin terbentuk
Meskipun tidak selalu menjadi tujuan seseorang melakukan lari maraton, namun latihan demi latihan untuk persiapan maraton akan membuat tubuh seseorang terbentuk. Sebut saja bagian kaki dan betis yang akan terbentuk karena massa otot meningkat signifikan.

Manfaat lari maraton untuk mental
Menempuh jarak yang tidak sedikit sangat berpengaruh besar bagi mental seseorang. Bukan tidak mungkin di tengah jalan, mereka akan merasa kelelahan atau ingin menyerah. Namun jika berhasil, ada banyak manfaat untuk mental seperti:

Mengubah perspektif
Ada ungkapan bahwa orang yang sudah pernah menamatkan lari maraton bukan lagi orang yang sama dengan sebelumnya. Sepanjang perjalanan, ada banyak hal yang bisa mengubah mereka. Entah itu terinspirasi melihat semangat peserta maraton lain yang mobilitasnya terbatas atau lebih tua, hingga mental yang lebih terasah.

Mengurangi stres
Lari maraton juga bisa menjadi alternatif aktivitas positif saat merasa stres. Ketika harus menuntaskan jarak yang tidak sedikit, ini akan membuat mental semakin tahan banting, termasuk saat berhadapan dengan pemicu stres di dunia nyata.

Membuka lingkaran pertemanan baru
Orang yang menekuni lari maraton biasanya juga akan bergabung dengan komunitas atau bertemu orang-orang baru dengan minat yang sama. Ini bisa membuka peluang terhadap banyak hal lain yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Meningkatkan kepercayaan diri
Tidak semua orang bisa menuntaskan lari maraton dengan target puluhan kilometer. Namun ketika sudah berhasil, pasti akan ada rasa kepercayaan diri karena bisa melaluinya. Bukan untuk disombongkan, namun rasa percaya diri ini akan berpengaruh terhadap banyak hal di kehidupan seperti pekerjaan dan hubungan personal.

Bahkan lari maraton yang sedang tidak berpihak pada Anda atau pengalamannya kurang menyenangkan pun tetap mendatangkan banyak manfaat. Bukan seberapa cepat atau peringkat Anda di garis finish yang penting. Justru, menghadapi semua tantangan dan mencari cara untuk mengatasinya jauh lebih penting ketimbang lari maraton itu sendiri.

Pada akhirnya, seluruh kesulitan yang dihadapi saat lari maraton itu yang membuat seseorang menjadi lebih kuat dan tahan banting. Dengan semakin banyaknya pengalaman lari maraton yang diikuti, akan semakin membuat seseorang terlatih menghadapi banyak masalah dalam kehidupan.

Bagi yang baru memulai lari maraton, jangan langsung memasang target terlalu tinggi. Teruslah berlatih secara bertahap menjelang momen lari maraton diselenggarakan sehingga tubuh bisa terbiasa sekaligus mengurangi risiko cedera.

Jangan hanya mengikuti lari maraton untuk ikut-ikutan saja. Dengarkan dulu sinyal dari tubuh dan seberapa kemampuan diri sebelum menentukan target saat lari maraton. Sumber: sehatq.com

7 Khasiat Madu untuk Rambut Sehat, Intip Tips untuk Membuat Maskernya

7 Khasiat Madu untuk Rambut Sehat, Intip Tips untuk Membuat Maskernya


Sejak dahulu kala hingga kini, madu telah sering digunakan sebagai bagian dari perawatan kulit dan kesehatan tubuh. Madu mengantongi beragam mineral, vitamin, dan protein, di samping juga memiliki efek antioksidan. Atas nutrisi dan efek positifnya tersebut, madu untuk rambut pun berpotensi memberikan beragam manfaat yang layak dicoba.

Kegunaan dan manfaat madu untuk rambut

Walau banyak kegunaan berikut ini yang masih membutuhkan riset lanjutan, madu untuk rambut memiliki beberapa potensi kegunaan dan manfaat yang telah banyak dicoba. eberapa potensi penggunaan madu untuk rambut tersebut, termasuk:

1. Merangsang pertumbuhan rambut
Madu dipercaya memiliki kemampuan untuk merangsang pertumbuhan sel dan boleh jadi rambut salah satu di antaranya.

Dalam sebuah tinjauan dalam Jundishapur Journal of Natural Pharmaceutical Products disebutkan, madu dilaporkan menstimulasi pertumbuhan sel epitel kulit. Sifat madu tersebut dikaitkan dengan jaringan rambut karena sel epitel memproduksi folikel dan saluran yang penting untuk pertumbuhan rambut.

2. Dijadikan kondisioner rambut
Kondisioner pada dasarnya membantu mempertahankan kelembapan rambut. Produk kondisioner biasanya juga mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk mahkota kepala ini. Madu diyakini dapat dijadikan kondisioner rambut karena memiliki efek melembapkan dan antioksidan, di samping juga mengandung vitamin, mineral, dan asam amino.

3. Menguatkan rambut
Rambut memiliki komponen keratin, protein penting yang berperan dalam menjaga struktur dan kekuatannya. Perawatan berbasis protein pun mulai banyak dilakukan demi rambut yang kuat serta mencegah rambut rapuh.

Karena madu mengandung protein dalam jumlah kecil, bahan ini diyakini bisa bermanfaat untuk rambut terutama jika dikombinasikan dengan vitamin dan mineral.

4. Mengatasi rambut rontok
Rambut mengalami kerontokan setiap hari, yang sebenarnya menjadi hal yang normal sebagai bagian dari siklus pertumbuhan alaminya. Apabila Anda merasa rambut lebih rontok dibanding biasanya, Anda bisa menemui dokter untuk mencari pemicunya.

Di samping berdiskusi dengan dokter, pertimbangkan pula untuk mengaplikasikan madu sebagai bahan yang bernutrisi untuk rambut.

5. Menjaga kesehatan kulit kepala
Salah satu kunci dalam menjaga kesehatan rambut adalah kesehatan kulit kepala. Terkadang, kulit kepala menjadi kotor karena banyak minyak, residu, atau sampah dari produk perawatan rambut yang membuatnya tak sehat.

Madu untuk rambut dapat digunakan untuk membersihkan kulit kepala, di samping juga membantu meredakan gejala masalah di kulit ini seperti ketombe. Kabar baiknya lagi, efek melembapkan dari madu juga berlaku untuk kulit kepala.

6. Membantu rambut terlihat berkilau
Madu untuk rambut dapat bertindak sebagai emolien sekaligus humektan sehingga diyakini dapat menjadi pelembap yang bernutrisi untuk rambut. Sifat emolien madu membantu melembutkan folikel rambut yang membuatnya terlihat lebih berkilau. Sementara itu, sifat humektan madu dapat mengikat molekul air pada rambut sehingga mencegah rambut menjadi kering dan kusam.

7. Mengatasi peradangan pada kulit kepala
Seperti kulit di bagian lain, kulit kepala juga terkadang bisa meradang yang kemudian dapat memicu psoriasis dan eksim. Madu memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan sehingga dipercaya membantu mengatasi peradangan di kulit kepala.

Masker madu untuk rambut yang bisa dicoba di rumah
Penggunaan madu untuk rambut bisa dicoba dalam bentuk masker yang bisa dicoba sendiri di rumah. Berikut ini bahan masker madu untuk rambut dengan bahan yang tak sulit dicari.

1/2 cangkir madu
1/4 cangkir minyak zaitun
Mangkuk pengaduk
Shower cap
Kuas kecil, opsional
Dalam mengaplikasikan madu untuk rambut, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pastikan rambut bersih dan lembap
Campurkan 1/2 cangkir madu dan 1/4 cangkir minyak zaitun ke dalam mangkuk, lalu aduk hingga merata
Hangatkan adonan tersebut selama 20 detik di microwave
Setelah dipanaskan, aduk lagi campuran tersebut hingga merata
Setelah dingin atau sedikit hangat, aplikasikan madu ke rambut menggunakan jari-jari atau kuas kecil. Mulailah dari kulit kepala dan lanjutkan sampai ujung rambut.
Pijat kulit kepala dengan lembut secara memutar
Kemudian, gunakan shower cap di rambut untuk menahan kelembapan
Diamkan rambut selama 30 menit
Terakhir, bilas rambut dengan menyeluruh dan aplikasikan sampo seperti biasa
Adakah efek samping penggunaan madu untuk rambut?
Madu dan minyak zaitun yang digunakan akan dapat memicu reaksi alergi bagi beberapa orang. Sebaliknya, apabila tidak memiliki alergi, risiko atau efek samping dari madu akan menjadi lebih kecil.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pastikan Anda juga menggunakan madu yang organik dan asli. Madu organik biasanya mengandung molekul antioksidan dengan konsentrasi yang lebih tinggi. Namun, madu non-organik juga memberikan manfaat yang tak kalah baiknya. Sumber: https://www.sehatq.com/...

9 Pelembab Bibir Alami yang Ampuh Atasi Bibir Kering

9 Pelembab Bibir Alami yang Ampuh Atasi Bibir Kering


Pelembab bibir alami bisa menjadi solusi rumahan untuk atasi bibir kering. Selain mudah ditemukan di dapur rumah, pelembab bibir alami pun aman digunakan.

Meskipun tidak boleh dijadikan pengobatan utama bibir kering, tidak ada salahnya mencoba beberapa pelembab bibir kering yang mudah ditemukan di dapur maupun halaman.

Pelembab bibir alami yang mudah ditemukan di rumah
Biasanya, lip balm menjadi solusi yang paling dapat diandalkan dalam mengatasi bibir kering. Namun, jangan lupakan berbagai pelembab bibir alami yang sudah disediakan oleh alam.

Walaupun tidak boleh dijadikan sebagai pengganti pengobatan medis, pelembab bibir alami tetap patut dicoba karena mudah ditemukan dan aman digunakan.

Namun,sebelum mengoleskan pelembab bibir alami, Anda disarankan untuk mengangkat sel kulit mati pada bibir terlebih dahulu, misalnya dengan menggunakan scrub khusus bibir. Sebab, keberadaan sel kulit mati akan menghambat proses pelembapan bibir kering Anda.

Setelah sel-sel kulit mati terangkat, barulah Anda boleh mencoba pelembap bibir alami ini.

1. Lidah buaya
Kandungan gel yang ada di dalam daun lidah buaya mengandung berbagai macam vitamin, mineral, antioksidan, dan segudang komponen antiperadangan, yang bisa mengembalikan kelembapan bibir kering.

Pelembab bibir alami yang satu ini juga sangat mudah ditemukan. Coba saja oleskan gel lidah buaya ke bibir kering, untuk mengembalikan kelembapannya.

2. Minyak kelapa
Minyak kelapa
Minyak kelapa sebagai pelembab bibir alami
Minyak kelapa tidak hanya dianggap ampuh sebagai pelembab bibir alami, tapi juga mampu mencegah bakteri dan peradangan datang.

Carilah minyak kelapa murni, kemudian oleskan sedikit ke bagian bibir yang kering. Lakukan sebanyak yang dibutuhkan selama menjalani hari-hari Anda.

3. Madu
Madu
Madu sebagai pelembab bibir alami
Madu adalah pelembab bibir alami, yang mudah ditemukan di dapur. Selain mengandung antioksidan dan antibakteri, madu dianggap sangat ampuh menjadi pelembab bibir kering.

Madu juga efektif dalam mencegah datangnya infeksi, sehingga bibir kering pun dapat dicegah hingga ke akarnya.

4. Timun
Buah yang sudah akrab dengan lidah masyarakat Indonesia ini ternyata bisa menjadi pelembap bibir alami, karena kandungan vitamin dan mineralnya. Tidak hanya mengatasi kekeringan, timun juga dipercaya mampu memperbaiki penampilan bibir.

5. Teh hijau
Diperkaya dengan antioksidan, teh hijau ternyata juga bisa menjadi pelembab bibir alami. Apalagi, teh hijau mengandung polifenol yang bisa mengatasi peradangan, baik di bibir maupun bagian tubuh lainnya.

Seduh teh hijau dengan air hangat, kemudian oleskan secara perlahan ke bagian bibir yang kering. Selain melembapkan, teh hijau pun ampuh dalam melembutkan kulit bibir.

6. Mentega alpukat
Mentega yang terbuat dari alpukat juga bisa menjadi pelembab bibir alami. Sebab, mentega alpukat mengandung berbagai asam lemak yang penting, seperti asam linoleat dan oleat. Selain itu, mentega alpukat juga mudah diserap oleh kulit.

7. Lilin lebah
Lilin lebah atau beeswax dianggap ampuh menjadi pelembab bibir alami. Ada berbagai produk kecantikan yang mengandung lilin lebah, dan bisa digunakan untuk mengatasi bibir kering.

Selain itu, menurut jurnal Evidance-Based Complementary and Alternative Medicine, lilin lebah mengandung hidrokarbon, asam lemak, dan komponen antibakteri lainnya yang bisa mencegah peradangan. Itulah sebabnya lilin lebah dipercaya bisa memberikan hasil yang memuaskan untuk bibir kering dan pecah-pecah.

8. Minyak zaitun
Tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, ternyata minyak zaitun juga dipercaya menjadi pelembab bibir alami karena kandungannya. Namun, belum ada banyak studi yang bisa membuktikan keampuhan minyak zaitun dalam melembapkan kulit.

9. Tomat
Tomat adalah buah yang sering digunakan untuk mengatasi bibir kering, sekaligus melembapkan bibir. Sebab, tomat mengandung vitamin C, yang berperan sebagai antioksidan dalam memerangi kerusakan sel kulit.

Oleskan saja tomat ke bagian bibir, lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bersihkan bibir dengan air untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sumber: sehatq.com

Tak Bisa Sembarangan, Kenali Manfaat TCA Peeling dan Efek Sampingnya

Tak Bisa Sembarangan, Kenali Manfaat TCA Peeling dan Efek Sampingnya



Untuk memiliki wajah yang bersinar dan tampak lebih sehat, beberapa orang mungkin akan meminta bantuan dokter untuk menjalani chemical peeling. Sesuai namanya, chemical peeling merupakan prosedur pengelupasan sel kulit mati menggunakan zat kimia tertentu. Salah satu zat yang mulai banyak diminati adalah TCA. Sudah pernah pernah mendengarnya?

Apa itu TCA?
TCA adalah trichloroacetic acid yang digunakan dalam prosedur pengelupasan kulit atau peeling, sehingga kerap disebut TCA peeling. TCA bekerja dengan menyingkirkan sel yang berada di bagian atas kulit atau lapisan epidermis, sehingga akan merangsang pertumbuhan sel baru di bawahnya.

Pertumbuhan sel kulit baru diharapkan akan memberikan tampilan kulit yang lebih memuaskan. Lapisan kulit yang baru ini akan lebih halus, serta memudarkan kerutan dan bekas jerawat. Beberapa penelitian juga menyebutkan TCA peeling efektif untuk menangani jerawat dan melasma.

TCA merupakan satu dari sekian beragam zat aktif untuk melakukan peeling atau pengelupasan kulit. Biasanya, peeling menggunakan zat aktif ini ditawarkan dokter untuk menembus kulit lapisan tengah (medium) hingga lapisan dalam (deep).

Karena TCA dapat menembus kulit bagian tengah hingga dalam, peeling ini hanya dapat dilakukan dengan pengawasan dokter.

Siapa yang boleh melakukan TCA peeling?
TCA peeling tidak bisa dilakukan semua orang. Kita mungkin diizinkan dokter untuk menjalani TCA peeling, apabila masuk dalam kategori berikut ini:

Wanita yang tidak sedang hamil atau menyusui
Orang yang tidak menderita masalah kulit seperti psoriasis, eksim, atau rosacea
Individu yang tidak sering bekerja di luar ruangan
Individu yang tak memiliki riwayat keloid atau kelainan penyembuhan luka

Selain itu, apabila tengah mengonsumsi obat jerawat isotretinoin, dokter biasanya tidak memperkenankan Anda menjalani chemical peeling hingga terapi isotretinoin selesai.

Target area tubuh untuk aplikasi TCA peeling
Biasanya, peeling menggunakan TCA diterapkan pada area wajah. Namun, area tubuh lain juga bisa menerima zat kimia ini, seperti:

Punggung
Dada
Leher
Bahu
Lengan bagian atas
Efek samping TCA peeling yang patut dipahami
Layaknya prosedur dan penggunaan zat tertentu pada kulit, peeling menggunakan TCA juga dapat menimbulkan efek samping. Efek samping TCA peeling dapat berupa efek samping yang umum, serta efek samping yang jarang terjadi.

1. Efek samping TCA yang umum dirasakan
Kulit kemerahan. Kemerahan ini dapat berlangsung selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu
Perubahan warna kulit
2. Efek samping TCA yang jarang dialami
Pada kasus yang jarang terjadi, pasien yang menjalani TCA peeling dapat mengalami:

Infeksi bakteri atau jamur
Kerusakan organ karena paparan zat kimia
Individu dengan kompleksi kulit yang lebih gelap berisiko lebih tinggi untuk mengalami hiperpigmentasi, setelah menjalani chemical peeling seperti TCA. Hiperpigmentasi membuat warna kulit terlihat lebih gelap atau tidak merata.
Apabila Anda mengalami kulit kemerahan yang berlebih setelah menjalani TCA peeling, atau kulit membengkak, melepuh, serta terjadi pembentukan nanah, segera cari bantuan dokter.

Hal lain terkait TCA peeling yang perlu dipahami
Prosedur peeling menggunakan TCA biasanya berlangsung selama 30 menit. Di awal-awal prosedur ini dilakukan, Anda mungkin akan merasakan sensasi ‘terbakar’ disertai dengan sakit yang menyengat. Hal ini menjadi penanda bahwa trichloroacetic acid mulai mengeksfoliasi kulit.

Prosedur TCA peeling biasanya dapat dilakukan dalam sekali sesi. Namun, beberapa orang mungkin memerlukan beberapa sesi untuk hasil yang optimal. Dokter akan memperbolehkan TCA peeling lanjutan dilakukan setelah beberapa bulan kemudian.

Setelah menjalani TCA peeling, di mana kulit akan mulai terlihat mengelupas, Anda diwajibkan untuk mengaplikasikan tabir surya. Anda juga akan perlu untuk membersihkan kulit menggunakan cleanser yang berbahan lembut. Diskusikan dengan dokter terkait perawatan kulit pasca melakukan TCA peeling. Sumber: sehatq.com

Mengenal Acne-Prone Skin dan Tips untuk Merawatnya

Mengenal Acne-Prone Skin dan Tips untuk Merawatnya


Siapapun pasti setuju, tak ada orang yang ingin memiliki jerawat di wajahnya. Sayangnya, beberapa individu memiliki kulit wajah yang akan lebih rentan berjerawat dibandingkan orang lain. Kulit wajah yang rentan berjerawat ini disebut dengan acne-prone skin. Bagaimana tips dalam merawat acne-prone skin?

Acne-prone skin, saat kulit rentan berjerawat

Sesuai makna harfiahnya, acne prone skin adalah kondisi kulit yang rentan berjerawat. Kulit yang acne prone tersebut umum terjadi pada orang yang memiliki tipe kulit berminyak. Sebab, kelebihan minyak di wajah dapat berujung pada timbulnya jerawat.

Namun, penting untuk diingat bahwa Anda yang memiliki kulit kering pun bisa mengalami breakout dan berjerawat. Hal ini bisa terjadi karena faktor lingkungan atau kebiasaan tidak sehat dalam merawat kulit. Sebagian besar orang akan memiliki fase di mana kulit mereka menjadi rentan berjerawat.

Tips umum dalam merawat acne-prone skin
Acne-prone skin membutuhkan perawatan yang tak hanya melibatkan penggunaan produk skincare saja, namun juga harus disertai dengan gaya hidup bersih. Tips yang bisa dilakukan untuk merawat acne-prone skin, termasuk:

1. Cuci muka hanya dua kali sehari
Anda disarankan untuk tidak berlebihan dalam mencuci muka. Cuci muka bisa dilakukan dua kali dalam sehari saja, yakni setelah bangun tidur dan sebelum tidur. Apabila Anda sangat berkeringat, Anda juga diperbolehkan mencuci muka.

Membersihkan wajah lebih dari dua kali hanya akan menimbulkan iritasi pada kulit.

2. Perlakukan kulit dengan lembut
Kulit merupakan area sensitif yang perlu diperlakukan dengan lembut. Melakukan scrub dengan 'keras' maupun menggunakan produk eksfoliasi dengan kadar terlalu tinggi tidak akan membantu mengatasi acne-prone skin. Malahan, iritasi dan kemerahan akan berisiko muncul.

3. Jangan pernah memencet jerawat
Saat kulit mulai breakout dan berjerawat, rasanya memang tak tahan untuk memencet atau sekadar memegangnya. Namun, memencet jerawat hanya akan meninggalkan noda bekas jerawat. Kebiasaan ini juga membuat bakteri berpindah ke pori-pori lain.

4. Pastikan kebersihan benda-benda yang bersentuhan dengan kulit wajah
Peralatan untuk berdandan, seperti brush, harus dijaga kebersihannya agar tak membawa serpihan yang bisa menyumbat pori-pori wajah. Begitu pula dengan telepon genggam serta sarung bantal dan sprei.

Untuk telepon genggam, Anda bisa membersihkannya setiap hari dengan tisu alkohol isopropil 70%. Selain itu, gantilah sprei setiap minggu dan sarung bantal dua kali seminggu.

5. Perhatikan produk perawatan rambut
Jerawat juga bisa menghantui acne-prone skin di area dahi, akibat penggunaan produk perawatan rambut seperti sampo dan kondisioner. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencari produk rambut yang tidak mengandung minyak.

6. Pilih produk skincare yang nonkomedogenik
Saat membeli produk perawatan kulit, Anda bisa memilih item yang memililiki label “nonkomedogenik”. Label tersebut juga dapat berupa “bebas minyak”, “non-acnegenic”, atau terdapat klaim tidak akan menyumbat pori-pori kulit.

Agar lebih meyakinkan, Anda bisa melihat komposisi atau ingredients dengan saksama untuk menghindari iritan, seperti parfum/fragrance dan alkohol.

Kandungan skincare untuk rawat acne-prone skin
Dalam merawat kulit yang rentan berjerawat atau acne-prone skin, Anda bisa mencari kandungan kunci yang terdapat dalam produk perawatan kulit. Kandungan tersebut, termasuk:

1. Asam salisilat
Asam salisilat merupakan beta-hydroxy acids yang membantu melancarkan pori-pori kulit, serta mengurangi peradangan. Kandungan ini ideal untuk jenis jerawat blackheads dan whiteheads – namun juga dapat membantu meredakan jerawat jenis pustula atau jerawat bernanah.

2. Benzoil peroksida
Benzoil peroksida membantu membunuh bakteri penyebab jerawat, sehingga lebih cocok untuk mengatasi jerawat yang meradang.

3. Retinoid
Retinoid merupakan kelompok besar turunan vitamin A. Retinoid bekerja dengan mengeksfoliasi permukaan kulit, sehingga membantu menyingkirkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Retinoid juga membantu menghentikan peradangan sehingga banyak ditemukan dalam produk untuk mengatasi jerawat.

Beberapa jenis retinoid bisa ditemukan dalam produk yang dijual bebas. Untuk konsentrasi kandungan retinoid yang lebih tinggi, Anda bisa mendapatkannya dari resep dokter. Sumber: sehatq.com

Khasiat Grapeseed Oil, Bisa Obati Jerawat Hingga Samarkan Tanda Penuaan

Khasiat Grapeseed Oil, Bisa Obati Jerawat Hingga Samarkan Tanda Penuaan


Grapeseed oil yang merupakan ekstrak dari biji anggur dikenal mengandung manfaat antiperadangan, antimikroba, dan antioksidan. Ditambah lagi dengan tingginya kadar vitamin E di dalamnya, menjadikan minyak yang satu ini banyak dijadikan bahan dalam rangkaian produk perawatan kulit.

Tak hanya itu, grapeseed oil termasuk minyak yang mudah ditemukan dan rendah risiko seperti alergi. Bahkan, penggunaannya bisa digabungkan dengan essential oil atau pelembap untuk perawatan kulit malam hari.

Manfaat grapeseed oil untuk kulit
Beberapa manfaat penggunaan grapeseed oil untuk kulit adalah:

1. Mengobati jerawat
Kandungan antimikroba dalam grapeseed oil bisa membantu mengobati jerawat. Diduga kuat, kandungan grapeseed oil bisa membantu mengusir bakteri penyebab jerawat yang bisa masuk ke dalam pori-pori kulit. Penelitian untuk khasiat ini masih terus dikembangkan.

2. Melembutkan kulit
Keunggulan lain dari grapeseed oil adalah melembutkan kulit serta membuatnya lebih elastis. Menurut penelitian, kandungan alami dalam grapeseed oil bisa membuat kulit lebih lembut dan kenyal. Ini tak lepas dari substansi vitamin C dan vitamin E di dalamnya.

3. Meratakan warna kulit
Jika warna kulit tidak merata termasuk keluhan Anda, maka grapeseed oil bisa jadi pilihan produk perawatan. Di dalamnya, terdapat substansi proanthocyanidin. Ini adalah substansi antioksidan yang dapat meratakan warna kulit jika digunakan secara berkala.

Selain itu, konsumsi ekstrak grapeseed oil secara oral juga bisa memperbaiki keluhan melasma atau hiperpigmentasi kulit yang bisa dialami ibu hamil.

4. Melindungi dari paparan sinar matahari
Paparan sinar ultraviolet sangat berbahaya jika terkena langsung ke kulit tanpa ada perlindungan. Meski demikian, kandungan antioksidan dalam grapeseed oil bisa melindungi kulit dari penyerapan sinar ultraviolet berlebihan.

5. Menangkal radikal bebas
Kandungan vitamin E dan asam lemak omega-6 dalam grapeseed oil juga bisa membantu menangkal kerusakan akibat paparan zat radikal bebas. Hal ini bisa datang dari paparan sinar ultraviolet, polusi, hingga angin yang berdampak buruk bagi kulit. Akibatnya, kulit bisa menjadi kering atau warnanya tidak merata.

Mengonsumsi vitamin E secara teratur bisa membantu menangkal kerusakan akibat paparan zat radikal bebas. Tak hanya dengan mengonsumsi langsung, mengaplikasikan grapeseed oil secara langsung ke kulit juga mengandung manfaat yang sama.

6. Menyamarkan tanda penuaan
Grapeseed oil juga mengandung polifenol yang dapat mencegah penuaan dini. Beberapa contoh tanda penuaan seperti flek hitam, keriput, atau munculnya garis-garis tanda penuaan. Kandungan minyak dalam grapeseed oil juga punya khasiat mengecilkan pori-pori sehingga permukaan kulit jadi lebih halus.

Cara menggunakan grapeseed oil
Kelebihan lain dari grapeseed oil adalah bisa menyerap ke kulit dengan cepat tanpa membuatnya terasa terlalu berminyak. Seringnya, grapeseed oil digunakan dalam rangkaian perawatan kulit di malam hari sebelum tidur. Bahkan, perawatan menggunakan grapeseed oil bisa diulangi di pagi harinya.

Grapeseed oil bisa digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak sekalipun. Tak perlu khawatir karena grapeseed oil tidak rentan menyumbat pori-pori yang justru mengakibatkan masalah seperti munculnya jerawat.

Lebih jauh lagi, grapeseed oil bisa digunakan langsung atau dicampur pada lotion dan serum. Frekuensi penggunaannya tentu berbeda, bergantung pada keluhan dan target yang diinginkan.

Pastikan pula melakukan tes untuk tahu apakah kulit Anda alergi terhadap grapeseed oil atau tidak. Caranya bisa dengan mengaplikasikannya sedikit pada bagian kulit sebelum mencampurkannya pada produk perawatan kulit lainnya. Sumber: sehatq.com

Tak Harus Selalu Pakai Kapas Kecantikan, Ini 7 Cara Cuci Wajah yang Tepat

Tak Harus Selalu Pakai Kapas Kecantikan, Ini 7 Cara Cuci Wajah yang Tepat


Dalam sehari tentu setiap orang mengalokasikan waktu untuk mencuci wajah setelah beraktivitas. Ada yang membilas langsung dengan air dan sabun cuci wajah, ada yang menggunakan kapas kecantikan, atau alat-alat lainnya. Meski demikian, bukan seberapa sering mencuci wajah yang penting, tapi tepat atau tidaknya Anda melakukannya.

Rutinitas mencuci wajah harus dilakukan setiap hari, terutama di malam hari sebelum tidur. Fungsinya adalah untuk menghilangkan debu, makeup, produksi minyak alami wajah setelah seharian beraktivitas sekaligus mempersiapkan kulit untuk menyerap rangkaian perawatan kulit malam harinya.

Cara mencuci wajah yang benar
Berikut ini panduan mencuci wajah yang benar dan bisa membuat perubahan besar pada kondisi kulit:

1. Lakukan double hingga triple cleansing
Tidaklah cukup membersihkan wajah hanya dengan membilasnya dengan sabun cuci wajah. Perlu dilakukan double bahkan triple cleansing. Tahapan ini dilakukan pertama dengan mengangkat kotoran menggunakan oil-based cleanser. Jenis pembersih wajah yang satu ini ampuh mengangkat sisa makeup atau kotoran yang bisa bersembunyi di balik pori-pori wajah.

Barulah setelah menggunakan oil-based cleanser, lanjutkan dengan membilasnya dengan water-based cleanser. Cari jenis pembersih wajah yang lembut dan sesuai dengan kondisi kulit agar tidak membuat kulit kering dan tertarik.

2. Berbusa bukan berarti bersih
Jika belum tahu sabun pembersih wajah apa yang cocok untuk kulit Anda, jangan gunakan sabun yang sama untuk membersihkan badan. Kandungan pH sabun badan berbeda dan dapat merusak pH alami wajah. Selain itu, jangan hanya bergantung pada seberapa banyak busa yang dihasilkan. Berbusa saja tidak menjamin sabun benar-benar ampuh mengangkat kotoran.

3. Air panas atau dingin?
Ada mitos bahwa pori-pori kulit bisa terbuka jika mencuci wajah dengan air panas, dan kembali menutup jika terkena air dingin. Ini tidak tepat. Temperatur air yang paling tepat adalah yang hangat sehingga tidak rentan menimbulkan iritasi terutama pada kulit sensitif.

4. Tidak wajib gunakan kapas kecantikan
Menggunakan kapas kecantikan juga bukan sebuah keharusan mutlak saat sedang membersihkan wajah. Ada yang lebih yakin semua kotoran terangkat jika menggunakan kapas kecantikan atau kapas wajah. Di sisi lain, ada yang lebih memilih membersihkan wajah dengan jari karena lebih lembut.

Manapun yang dipilih, sama benarnya. Yang pasti untuk mengangkat sel kulit mati dan sisa kotoran, pilihlah produk yang mengandung substansi seperti salicylic acid, glycolic acid, lactic acid, atau fruit enzymes. Membersihkan wajah secara berkala dengan bahan-bahan ini bisa membuat kulit lebih bersinar.

5. Pastikan peralatan bersih
Apabila Anda termasuk tipe orang yang suka membersihkan wajah dengan peralatan seperti kapas kecantikan atau spons khusus dan bukan yang sekali pakai buang (disposable), pastikan selalu membersihkannya menyeluruh. Endapan bakteri di peralatan itu hanya akan membuat wajah menjadi semakin kotor dan rentan timbul jerawat.

6. Tak hanya wajah saja
Jangan hanya membersihkan area wajah hingga dagu saja, tapi bersihkan pula hingga ke tulang rahang dan leher. Secara perlahan, pijat area tulang rahang dan leher dengan gerakan ke atas (upward) untuk melancarkan sirkulasi darah dan membuat kulit tetap kencang.

Membersihkan area tulang rahang hingga leher ini juga bisa membuat otot sekitarnya menjadi lebih rileks. Bonusnya, mencuci wajah bisa terasa seperti relaksasi.

7. Keringkan dengan tepat
Ada yang terbiasa mengeringkan wajah setelah mencucinya dengan menggosokkan ke handuk dengan keras dan cepat. Ini salah. Cara yang tepat untuk mengeringkan wajah adalah dengan menepuk lembut dengan handuk. Hati-hati pula saat mengeringkan area yang lebih tipis seperti di bawah mata.

Frekuensi mencuci wajah baik dengan kapas kecantikan atau membilasnya dengan sabun cuci muka juga sebaiknya tidak terlalu sering. Dua kali sehari sudah cukup, asalkan metodenya sudah tepat.

Apabila dilakukan terlalu sering, kelembapan alami wajah akan menghilang. Indikasi utama saat hal ini terjadi adalah kulit wajah menjadi sangat sensitif dan muncul iritasi. Sumber: sehatq.com

Ragam Khasiat Tamanu Oil untuk Kulit dan Kecantikan

Ragam Khasiat Tamanu Oil untuk Kulit dan Kecantikan



Apabila Anda mulai menggemari penggunaan minyak dalam merawat kulit, minyak tamanu atau tamanu oil mungkin sering terdengar – di samping minyak lain seperti jojoba dan rosehip. Tamanu oil memang telah banyak digunakan untuk masalah kulit, bahkan juga diteliti manfaatnya untuk bagian tubuh lain. Apa saja manfaat tamanu oil untuk kecantikan?

Tamanu oil, dipercaya ampuh untuk kesehatan kulit
Tamanu oil adalah minyak yang diolah dari tamanu atau nyamplung, yang memiliki nama latin Calophyllum inophyllum. Minyak ini sudah lama digunakan untuk pengobatan tradisional di berbagai wilayah di dunia, mulai dari Asia hingga kepulauan Pasifik.

Saat ini, tamanu oil memiliki popularitas dalam dunia kecantikan – bahwa minyak ini memiliki khasiat untuk kulit. Beberapa studi pun menyebutkan minyak tamanu berpotensi untuk mencegah pertumbuhan tumor hingga melawan infeksi vagina.

Potensi manfaat tamanu oil untuk kulit dan kecantikan
Berikut ini beberapa potensi manfaat tamanu oil untuk kulit dan kecantikan, yang beberapa di antaranya masih perlu diteliti lebih lanjut:

1. Menangani jerawat
Tamanu oil dilaporkan memiliki sifat antibakteri dan pemulihan luka, untuk melawan aktivitas strain bakteri Propionibacterium acnes dan Propionibacterium granulosum. Kedua bakteri ini terlibat dalam pembentukan jerawat.

Selain itu, tamanu oil atau minyak tamanu juga dilaporkan memiliki sifat anti peradangan, sehingga diyakini membantu menangani jerawat yang meradang.

2. Memudarkan bekas jerawat
Tamanu oil dilaporkan membantu regenerasi kulit serta memulihkan luka. Minyak ini membantu merangsang proliferasi sel serta produksi komponen pada kulit, termasuk kolagen dan glycosaminoglycan (GAG). Kedua komponen ini penting untuk memudarkan bekas jerawat.

Tamanu oil juga kaya dengan molekul antioksidan. Antioksidan diyakini berperan dalam penanganan bekas jerawat serta jerawat itu sendiri.

3. Memudarkan kerutan
Minyak tamanu atau tamanu oil juga telah dicampurkan ke berbagai produk perawatan kulit, termasuk produk-produk antiaging. Tamanu oil memang kaya dengan asam lemak yang membantu kulit tetap lembap. Kemampuannya untuk merangsang pembentukan kolagen dan GAG pun menangkal penuaan serta membantu regenerasi kulit.

Tamanu oil juga membantu menyerap sinar UV dan menghambat hingga 85% kerusakan DNA akibat pancaran radiasi sinar UV, sehingga berpotensi untuk mencegah kerutan.

4. Diyakini membantu melembapkan kulit kering
Minyak-minyak tertentu banyak digunakan untuk mengatasi kekeringan pada kulit. Karena tamanu oil memiliki kandungan lemak yang tinggi, minyak ini juga berpotensi untuk melembapkan kulit. Namun, klaim ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut dengan riset yang mendalam.

5. Meredakan eksim
Minyak tamanu juga dilaporkan memiliki sifat anti peradangan. Atas kemampuannya ini, klaim anekdotal menyebutkan bahwa tamanu oil membantu meredakan kondisi kulit yang meradang seperti kondisi eksim. Karena masih bersifat anekdotal, klaim ini perlu diteliti lebih lanjut dan harus didiskusikan dengan dokter dalam penggunaanya.

6. Berpotensi untuk memudarkan bekas luka
Tamanu oil juga dilaporkan memiliki sifat untuk membantu pemulihan luka kulit, mengurangi peradangan, dan merangsang pembentukan kolagen. Menurut sebuah laporan tahun 2016, minyak ini juga digunakan untuk memulihkan luka pascaoperasi.

Peringatan sebelum menggunakan tamanu oil
Walau dianggap aman untuk mengoleskan tamanu oil ke kulit, penting untuk diingat bahwa minyak ini tetap dapat menimbulkan risiko alergi. Apabila Anda memiliki alergi terhadap kacang-kacangan, seperti almond, hazelnut, dan kenari, Anda tentu harus menghindari tamanu oil.

Apabila Anda mengalami reaksi tertentu setelah menggunakan tamanu oil, seperti gatal, kemerahan pada kulit, hingga iritasi, Anda diharuskan untuk segera menghentikan penggunaan minyak ini.

Tamanu oil juga tidak dapat dimakan dan tidak bisa dioleskan pada luka terbuka. Luka terbuka yang besar harus ditangani oleh dokter. Penting juga untuk menghindari area mata saat menggunakan tamanu oil. Sumber: sehatq.com

Lactic Acid atau Asam Laktat, Ketahui Manfaatnya untuk Wajah Sehat

Lactic Acid atau Asam Laktat, Ketahui Manfaatnya untuk Wajah Sehat


Untuk membuat kulit sehat dan tak kusam, eksfoliasi dengan kandungan tertentu sering dilakukan oleh pecinta skincare. Kandungan untuk eksfoliasi sendiri ada beragam jenis. Salah satu yang juga terkenal yakni lactic acid atau asam laktat, yang masuk dalam golongan asam alfa hidroksi. Apa efek sampingnya?

Lactic acid atau asam laktat di artikel ini merujuk pada kandungan dalam produk perawatan wajah. Untuk topik terkait penumpukan asam laktat saat berolahraga, Anda bisa membacanya di artikel ini.

Mengenal apa itu lactic acid atau asam laktat untuk kulit
Lactic acid adalah salah satu kandungan yang populer dalam produk skincare. Lactic acid atau asam laktat menjadi salah satu anggota keluarga AHA (alpha-hydroxy acids) atau asam alfa hidroksi, bersama dengan asam glikolat (glycolic acid) hingga asam sitrat. Apabila asam glikolat dibuat dari gula tebu, maka asam laktat dibuat dari susu.

Sebagai salah satu asam golongan AHA, lactic acid memiliki kemampuan untuk mengeksfoliasi sel kulit mati – yang kemudian dapat memberi jalan untuk sel kulit baru. Dengan begitu, kulit akan terlihat lebih cerah, halus, dan sehat.

Salah satu kelebihan lactic acid dibandingkan glycolic acid dan AHA lainnya adalah sifatnya yang lebih ringan. Dengan demikian, asam laktat menjadi pilihan yang lebih baik untuk orang-orang dengan kulit sensitif.

Manfaat lactic acid atau asam laktat untuk wajah yang memesona
Sebagai salah satu anggota AHA, asam laktat menawarkan beberapa manfaat untuk kulit sehat, misalnya:

1. Mengatasi hiperpigmentasi
Hiperpigmentasi adalah kondisi adanya bercak gelap pada kulit akibat produksi melanin yang berlebih. Melanin sendiri merupakan pigmen pewarna yang membuat kulit menjadi gelap. Mengatasi hiperpigmentasi merupakan manfaat utama dari lactic acid.

2. Memudarkan bintik usia
Eksfoliasi dengan lactic acid atau asam laktat juga membantu mengurangi penampakan bintik usia. Bintik usia, atau disebut juga dengan senile, lentigo, maupun bintik matahari, juga dapat terjadi karena produksi melanin yang berlebihan.

Faktor risiko bintik usia sendiri bermacam-macam, seperti penuaan kulit hingga paparan sinar matahari.

3. Meratakan rona kulit
Karena lactic acid membantu mengatasi hiperpigmentasi, asam AHA ini juga dilaporkan membantu meratakan warna kulit. Tak sampai di situ, asam laktat juga berpotensi untuk mengecilkan pori-pori kulit.

Efek samping lactic acid, memangnya ada?
Walau cenderung lebih ringan dibandingkan glycolic acid dan asam AHA lain, lactic acid tetaplah kandungan yang bisa mengeksfoliasi kulit dengan kemampuan yang powerful.

Seperti penggunaan AHA lain, eksfoliasi dengan lactic acid atau asam laktat juga bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari – sehingga penggunaan sunscreen sangat diwajibkan. Tak mengaplikasikan sunscreen berisiko menimbulkan bintik usia lain, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

Eksfoliasi dengan asam laktat atau lactic acid juga menimbulkan iritasi, ruam, dan gatal pada kulit. Walau cenderung ringan terjadi, efek samping yang terus-menerus muncul harus didiskusikan dengan dokter. Anda juga harus menghentikan pemakaian produk lactic acid yang digunakan.

Pasien dengan masalah kulit berikut ini juga tak disarankan melakukan eksfoliasi dengan lactic acid:

Eksim
Psoriasis
Rosacea
Orang dengan kulit yang lebih gelap disarankan untuk berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan produk lactic acid untuk menghindari risiko hiperpigmentasi.

Tips membeli dan menggunakan produk lactic acid
Aturan penggunaan yang lebih rinci biasanya dicantumkan dalam produk yang mengandung lactic acid. Untuk konsentrasi eksfoliasi yang lebih ringan, Anda bisa memilih produk dengan 5% lactic acid. Sementara itu, eksfoliasi medium memiliki persentase dari 10-15%.

Untuk eksfoliasi dan peeling yang lebih powerful, Anda disarankan untuk menjalaninya bersama dokter. Konsentrasi yang lebih tinggi hanya boleh dilakukan oleh dokter karena salah penggunaan dapat menimbulkan iritasi berkepanjangan.

Apabila Anda membeli produk lactic acid yang dijual bebas, Anda disarankan untuk melakukan tes patch terlebih dahulu. Caranya, oleskan produk di lengan, kemudian tinggalkan selama 24 jam. Apabila tak muncul reaksi, produk tersebut aman digunakan.

Jangan lupa untuk selalu mengoleskan tabir surya atau sunscreen. terutama setelah aplikasi produk lactic acid. Sumber: sehatq.com

Alkohol 70% Bisa Dipakai untuk Berbagai Keperluan Rumah Tangga

Alkohol 70% Bisa Dipakai untuk Berbagai Keperluan Rumah Tangga Seiring dengan terus meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebersihan selama...